Logo KASUM
Masuknya Muchdi Pr Masuk dalam Pencalonan Pengurus Muhammadiyah
Written by Administrator
Saturday, 03 July 2010 12:41

Siaran Pers Bersama

KASUM dan KontraS

Tentang

Masuknya Muchdi Pr Masuk dalam Pencalonan Pengurus

Muhammadiyah

Komite Aksi Solidaritas untuk Munir (KASUM) dan Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) menyambut baik digelarnya Muktamar ke-46 Muhammadiyah - salah satu organisasi sosial keagaamaan terbesar di Indonesia. Namun demikian kami tidak mampu menutupi keresahan kami atas pemberitaan media akhir-akhir ini yang menyatakan Muchdi Pr masuk dalam bursa calon Ketua Umum PP Muhammadiyah. Kami khawatir akan masa depan Muhammadiyah jika Organisasi yang didirikan oleh K.H. Ahmad Dahlan ini memasukan sosok bermasalah seperti Muchdi Purwopranjono ke dalamjajaran kepengurusan intinya.

Sampai saat ini penuntasan kasus pembunuhan Munir, dimana Muchdi Pr menjadi terdakwa otak pelakunya masih menjadi perhatian sejumlah institusi hukum. Satgas Mafia Hukum sejak beberapa waktu lalu telah bekerja untuk menelaah dibebaskannya Muchdi Pr oleh PN Jakarta Selatan. Demikian juga dengan Komisi Yudisial yang sudah memeriksa para hakim kasus tersebut dan hasilnya dalam waktu dekat akan dipublikasikan. Selain terlibat dalam kasus pembunuhan Munir, Nama Muchdi Pr juga sangat erat kaitannya dengan kasus penghilangan dan penculikan aktifis pro-demokrasi 1997-1998 yang berkas penyelidikannya sudah selesai ditangani oleh Komnas HAM.

Kami mengakui bahwa Muhammadiyah merupakan organisasi keagamaan yang moderat dan bercirikan kemanusiaan, dan perdamaian sebagai alat pendidikan umat. Muhammadiyah telah berperan baik secara nasional maupun internasional dalm usaha-usaha perdamaian dunia. Masuknya sosok seperti Muchdi Pr akan menyulitkan peran Muhammadiyah dalam kerja-kerja kemanusiaannya kepada masyarakat. Kami khawatir Muhammadiyah justeru terseret dan dijadikan alat untuk melindungi figur yang masih menjadi target akuntabilitas hukum dan HAM di Indonesia bahkan ditingkat internasional.

Oleh karenanya dengan segala hormat dan kecintaan kami dengan Muhammadiyah, kami meminta Muhammadiyah untuk tidak memasukan nama-nama yang kontroversial seperti Muchdi Pr. Kami yakin bahwa Muhammadiyah masih memiliki kader-kader lain yang layak dan memiliki integritas baik dalam mendorong terwujudnya visi kemanusiaan Muhammadiyah bagi masyarakat Indonesia, termasuk mendorong penuntasan kasus-kasus pelanggaran berat HAM, seperti kasus Pembunuhan Munir dan kasus Penghilangan dan Penculikan aktifis pro-demokrasi 1997-1998.

Salam,

Jakarta, 3 Juli 2010

 

KASUM-KontraS

Last Updated on Wednesday, 07 July 2010 10:39